Kamis, 26 Mei 2016

Jual Bibit Tanaman Buah Kelengkeng Hawae/Matalada Unggul – Bibit Kelengkeng Berkualitas Dengan Buah Yang Berukuran Besar, Eksotis Dan Berbiji Kecil

Jual Bibit Tanaman Buah Kelengkeng Hawae/Matalada Unggul – Bibit Kelengkeng Berkualitas Dengan Buah Yang Berukuran Besar, Eksotis Dan Berbiji Kecil

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Jual Bibit Tanaman Buah Kelengkeng Hawae/Matalada Unggul – Bibit Kelengkeng Berkualitas Dengan Buah Yang Berukuran Besar, Eksotis Dan Berbiji Kecil

Pernakah mendengar kelengkeng hawae? Kelengkeng Hawae merupakan salah satu jenis buah kelengkeng dimocarpus longan yang memiliki keunggulan pada ukuran biji yang sangat kecil dan buahnya yang berukuran besar menjadi keelokan tersendiri. Kelengkeng Hawae merupakan jenis kelengkeng dataran rendah, sejenis dengan kelengkeng merah atau ruby. Meskipun buahnya tidak sebanyak kelengkeng lainnya, kelebihan dari matalada ialah biji kelengkeng ini hanya sekecil lada, buahnya besar dengan diameter 2,5 sampai 3 cm serta berwarna putih.

Buah Kelengkeng Hawae

Buah Kelengkeng Hawae

Keunggulan lainnya pada tanaman buah Kelengkeng Hawae adalah tanaman kelengkeng hawai dapat cepat berbuah. Kelengkeng ini sangat genjah dan dapat berbuah tanpa perlakuan khusus (tanpa booster). Kelengkeng Hawae ini dapat mulai belajar berbuah pada usia kurang dari 2 tahun. Kelengkeng Hawae juga cocok untuk tabulampot karena tajuknya bagus, rindang dan eksotis akan berbuah kurang dari satu tahun.

Kelengkeng Hawae/ Matalada Memiliki ciri- ciri sebagai berikut :

  • Daun tanaman buah kelengkeng cenderung berbentuk lancip memanjang
  • Merupakan Lengkeng dataran rendah
  • Daging Buah berwarna Putih dan tebal serta tidak terlalu berair
  • Pohon Tanaman Buah kelengkeng Hawai tumbuh dengan rimbun melebars
  • Biji buah sangat kecil, seukuran biji lada
  • Beberapa bibit bisa berbuah pada usia 5 bulan (dengan teknik perbanyakan bukan dari biji)
  • Ideal untuk dibuahkan pada usia kurang 2 tahun (dengan teknik perbanyakan bukan dari biji)
  • Sangat mudah untuk ditanam dan dibuahkan dalam pot
bibit klengkeng Hawae

bibit klengkeng Hawae

Proses Perawatan tanaman Kelengkeng Hawae termasuk cukup mudah. Hal yang harus anda lakukan dalam perawatan tanaman kelengkeng antara lain dengan melakukan Pemupukan dalam setiap tahunnya bisa anda lakukan sebanyak 2 kali. Yaitu pada awal musim penghujan dan ketika memasuki musim kemarau. Untuk pemupukannya sendiri dengan cara membenamkan pupuk pada tanah di sekeliling tanaman yang berjarak kira-kira sama lebar dengan lingkar luar bagian tajuk daun (dari batang utama). selain itu juga proses yang tidak kalah penting adalah Pemangkasan adalah pemotongan sebagian ranting dan cabang tanaman. Hal ini perlu dilakukan untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman kelengkeng. Tujuan dari pemangaksan tanaman kelengkeng adalah untuk memperpendek tinggi pohon, sehingga mempermudah proses pemanenan.Agar tamanan lekas berbuah. Untuk memperbanyak ranting atau cabang. Untuk meremajakan tanaman. Sebagai langkah pengendalian atas hama serta penyakit.

Bibit Buah kelengkeng Hawae kaki 3

Bibit Buah kelengkeng Hawae kaki 3

Bibit Buah kelengkeng Hawae Kaki 4

Bibit Buah kelengkeng Hawae Kaki 4

Informasi Bibit Tanaman Buah Kelengkeng Hawae / MataLada :

  • Nama Bibit : Dimocarpus Longan
  • Asal Bibit : Hasil okulasi
  • Rekomendasi Datarn dan dataran rendah
  • Kondisi tempat tumbuh : Iklim panas / suhu 30-35 derajat celcius
  • Waktu berbuah : Kira – kira 1-2 tahun
  • buah dapat dikonsumsi dengan cara : dimakan langsung dalam kondisi segar

Jika ditanaman di dalam pot (Tabulampot) :

  • Rekomendasi ukuran pot : diameter > 60 cm ( ukuran besar)
  • media tanam yang digunakan : tanah humus atau tanah kompos
  • intensitas penyiraman : dua kali dalam sehari
  • llustrasi tinggi tanamn ketika tumbuh besar : 500 cm atau dapat dibuat pendek dengan
  • cara pemngkasan secara rutin.
  • Tips pemeberian pupuk : Dilakukan kira2 30 hari sekali, menggunakan pupuk NPK daun atau sejenisnya.
Bibit Buah kelengkeng Hawae

Bibit Buah kelengkeng Hawae

Informasi Harga Bibit Tanaman Buah Kelengkeng Hawae :

  • Nama : Bibit Buah Kelengkeng Hawai
  • Ukuran Tinggi : 40cm-60cm
  • Harga : Rp. 55.000,-/Nego ( tergantung Tinggdan kualitas bibit)
  • Info lain : bibit sudah ditempel dan siap menunggu bibit berkembang dan berbuah

Tanaman Buah Kelengkeng Hawae bisa menjadi pilihan anda untuk ditanam di halaman rumah anda, di kebun atau bahkan di tanam di dalam pot (tabulampot) sebagai penghias rumah anda. Anda berminat untuk membudidayakan tanaman Buah Kelengkeng Hawae? kami siap membantu anda dengan menyediakan bibit Buah Kelengkeng Hawai berkualitas dengan harga murah. Kami siap kirim kirim ke seluruh Indonesia. Kami juga menyediakan berbagai bibit Buah Kelengkeng lainnya antara lain : Bibit Buah Kelengkeng Pingpong, Bibit Buah Kelengkeng New Kristal, Bibit Buah Kelengkeng Merah, Kelengkeng Hawae Aroma Durian,

Untuk Informasi Harga dan Pemesanan Bibit Tanaman Buah Kelengkeng Hawae, Silahkan hubungi Customer Service kami.

 

 

 

 

 


Related
Kelengkeng Hawae, Bibit Buah Kelengkeng Hawae, Bibit Tanaman Buah Kelengkeng Hawae, Bibit Kelengkeng Hawae, Bibit Kelengkeng Hawae Unggul, Bibit Kelengkeng Hawae Murah, Jual Kelengkeng Hawae, Jual Kelengkeng Hawae Unggul, Jual Bibit Buah Kelengkeng Hawae, Jual Bibit Tanaman Buah Kelengkeng Hawae, Kelengkeng Matalada, Kelengkeng Matalada Unggul, Jual Kelengkeng Matalada, Jual Bibit Kelengkeng Matalada, jual Bibit Buah Kelengkeng Matalada, Harga Kelengkeng Hawae, Harga Kelengkeng Hawae 2016, Budidaya Kelengkeng Hawae, Lengkeng Hawae, Bibit Lengkeng Hawae, Jual bibit Lengkeng Hawae, Jual Bibit buah Lengkeng Hawae, Jual bibit Lengkeng Hawae Murah,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1TFFH9D
jualbenihmurah.com

Senin, 23 Mei 2016

Cara Budidaya Tanaman Buah Nangka Untuk Tumbuh Dengan Baik dan Agar Mampu Berbuah Cepat

Cara Budidaya Tanaman Buah Nangka Untuk Tumbuh Dengan Baik dan Agar Mampu Berbuah Cepat

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Budidaya Tanaman Buah Nangka Untuk Tumbuh Dengan Baik dan Agar Mampu Berbuah Cepat

Tanaman Buah Nangka merupakan salah satu jenis tanaman buah asli dari negara dengan iklim tropis yang populer bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. buah nangka memiliki karakteristik yang khas dengan ukuran buah yang besar, warna buah berwarna kuning merona dan aroma yang nikmat yang pastinya tak kalah dengan buah durian. Buah nangka memiliki bentuk buah oval dengan kulitnya bergerigi seperti buah duren namun ukurannya durinya pada kulit nangka tidak sebesar durian. Buah nangka yang sudah masak memiliki aroma yang khas dan dapat dikonsumsi secara langsung dalam keadaan segar, buah nangka juga mampu diolah menjadi berbagai macam produk kuliner diantaranya : dodol nangka, atau kolak nangka. Bahkan nangka yang masih mudapun bisa diolah menjadi sayuran yang menjadi ciri khas jenis makanan pada daerah-daerah tertentu.

Buah Nangka sebenarnya berasal dari India dan melalui jalur perdagangan selama beberapa abad disebarluaskan ke berbagai daerah lain di dunia termasuk Indonesia. Dalam perkembangannya Buah Nangka memiliki beberapa jenis diantaranya adalah nangka bubur, Nangka Madu, Nangka Mini dan cempedak. dimana masing- masing memiliki tingkat kemanisan dan juga ketebalan daging buah yang berbeda.

Budidaya buah Nangka

Budidaya buah Nangka

Hampir semua bagian dari buah nangka bermanfaat bagi kehidupan kita. Daging buah nangka muda (tewel) dimanfaatkan sebagai makanan sayuran. Tepung biji nangka digunakan sebagai bahan baku industri makanan (bahan makan campuran). Daun buah nangka muda dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Kayu buah nangka digunakan sebagai pembuatan meubel, konstruksi bangunan pembubutan, tiang kapal, dayung, perkakas & alat musik. Pohon nangka juga dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Dengan segala keuntungan yang kita dapatkan dari buah nangka. Membudidayakan buah nangka sebagai komoditi ekonomi yang menguntungkan. Dalam membudidayakan tanaman buah nangka agar cepat menghasilkan buah dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut ini: pemilihan bibit, Menyiapkan Lahan Tanam, Menanam Bibit Pohon Nangka, Merawat Pohon Nangka.

Syarat Tumbuh Buah Nangka
1. Iklim

  • Pohon nangka cocok tumbuh di daerah yg memilki curah hujan tahunan rata-rata 1.500-2.500 mm & musim keringnya tidak terlalu keras. Nangka dapat tumbuh di daerah kering yaitu di daerah-daerah yg mempunyai bulan-bulan kering lebih dari 4 bulan
  • Sinar matahari sangat diperlukan nangka untuk memacu fotosintesa & pertumbuhan, karena pohon ini termasuk intoleran. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan terganggunya pembentukan bunga & buah serta pertumbuhannya.
  • Rata-rata suhu udara minimum 16-21 derajat C & suhu udara maksimum 31- 31,5 derajat C.
  • Kelembaban udara yg tinggi diperlukan untuk mengurangi penguapan.

Media Tanam

  • Pohon nangka dipelihara di berbagai tipe tanah, tetapi lebih menyenangi aluvial, tanah liat berpasir/liat berlempung yg dlm & beririgasi baik.
  • Umumnya tanah yang disukai yaitu tanah yg gembur & agak berpasir. Pohon ini hidup pada tanah tandus sampai subur dengan kondisi reaksi tanah asam sampai alkalis.
  • Bahkan pada tanah gambutpun pohon ini dapat tumbuh & menghasilkan buah.
  • Pohon nangka tahan terhadap pH rendah (tanah masam) dengan pH 6,0-7,5, tetapi yg optimum pH 6–7.
  • Kedalaman air tanah yg cocok bagi pertumbuhan nangka adalah 1-2 m atau antara 1-2.5 m. Karena perakarannya sangat dalam, maka sebaiknya ditanam pada tanah yg cukup teball lapisan atasnya (kira-kira 1 m).

Ketinggian Tempat

  • Pohon nangka dapat tumbuh dari mulai dataran rendah sampai ketinggian tempat 1.300 m dpl. Namun ketinggian tempat yang terbaik untuk pertumbuhan nangka adalah antara 0-800 m dpl.
Buah Nangka

Buah Nangka

Berikut ini adalah tahapan-tahapan dalam budidata tanaman buah angka agar mamapu berbuah.

1. Pemilihan Bibit
Pada Tahapan ini, Bibit harus berasal dari jenis atau varietas yg unggul (produksi tinggi, buah berkualitas baik, berumur panjang & tahan terhadap hama & penyakit). Bibit harus sehat yg dapat dilihat dari sosoknya yg kokoh, batangnya kuat, lurus & tumbuh tegak, percabangan banyak serta daun bagian atas berwarna hijau segar & mengkilap. Proses pemilihan bibit lebih baik memilih bibit dari hasi cangkok, okulasi dan stek. karena bibit tanaman buah nangka jenis ini memiliki keunggulan dengan lebih cepat berbuah.

2. Pengolahan Media Tanam
Faktor-faktor yg mempengaruhi pertumbuhan tanaman nangka seperti gulma, genangan air, struktur serta pola tekstur tanah harus dibenahi/dikendalikan. Hal yang perlu diperhatikan dalam tahapan penyaiapna media tanamn antara lain :

  • – Pembentukan Bedengan
    Ukuran bedengan beragam tetapi biasanya digunakan antara 5 x1 m atau 10 x 1 m.
    Bedengan membusur arah Utara ke Selatan & pinggirnya diperkuat dengan bambu, batu merah, atau kayu serta permukaannya ditinggikan 10-15 cm dari atas permukaan tanah.
    Antar bedengan berjarak 0,45 m & setiap 5-10 m bedengan dibuat jalan pemeriksaan sekitar 60-100 m.
    Saluran air dibuat sepanjang kiri kanan pemeriksaan.
    Bedengan diberi naungan dengan atap nipah atau sarlom. Bagian yg menghadap ke timur dibuat lebih tinggi daripada yg menghadap ke Barat.
    Dalam bedengan disusun kantong-kantong plastik yg sudah diisi media tumbuh & sudah diberi lobang-lobang kecil di bagian bawahnya. Media tumbuh yg digunakan campuran tanah lapisan olah, pupuk organik, & pasir halus dengan perbandingan 2:1:1. Ukuran kantong plastik yg digunakan 20 x 30 cm dengan tebal 0,08 mm & berwarna hitam.
  • – Pengapuran
    Apabila pH tanah bersifat terlalu asam atau basa maka perlu dilakukan beberapa upaya agar nangka bisa tumbuh & memberikan hasil yg optimal. Apabila terlalu asam (pH<5) dapat ditambahkan kapur, jika terlalu basa (pH>7)bisa ditambahkan belerang. Dosis yg dipakai tergantung pada kondisi tanahnya namun sebagai pedoman 1 kg kapur atau belerang untuk 1 m 3 lobang tanam.
  • – Pemupukan
    Pada lobang tanam, tanah hasil galian dicampur dengan pupuk kandang 20 kg/lubang & dolomit 0,5 kg/lubang (untuk menaikkan pH). Tanah campuran ini dimasukkan ke lubang 2-3 minggu sebelum penanaman. Seminggu sebelum tanam berilah pupuk NPK (15-15-15) 100 gram ke dlm lubang penanaman.
Cara menanam nangka

Cara menanam nangka

3. Teknik Penanaman

  • – Penentuan Pola Tanam
    Pohon nangka yg dipelihara di kebun buah jarak tanamnya 8 – 12 m, dalam pola segi empat atau segi enam: kepadatan yang umum adalah 100-120 batang/ha. Jarak tanamnya antara lobang tanam 12 x 12 m atau 4 x 6 m. 2) Pembuatan Lobang Tanam Lubang tanam dibuat dengan ukuran 0,5 x 0,5 x 0,5 m atau 1 x 1 x 0,5 m. Pada saat penggalian lubang tanam, tanah bagian atas dipisahkan dari tanah bagian bawah. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang yg sudah matang sebanyak 20 kg per lubang. Lubang tanah yg telah digali dibiarkan terbuka selama 1-2 minggu, agar mendapat sinar matahari sehingga teroksidasi dengan baik. Untuk menghindari kendala tanah asam, tanah galian dicampur dengan dolomit/kapur pertanian sebanyak 0,5-1 kg per lubang tanam & tanah campuran ini dimasukkan ke dlm lubang 2-3 minggu sebelum penanaman. Untuk tanah yg terlalu berat, selain pengolahan tanah dapat pula ditambahkan pasir sebanyak 0,5 kaleng per lubang. Seminggu sebelum tanam berilah NPK (15–15– 15) 100 gram ke dlm lubang penanamn apabila perlu. Bibit hasil semaian atau okulasi ditanam tegak & kokoh ke dlm tengah lubang penanaman. Jarak antara lubang tanam 12 x 12 m atau 4 x 6 m.
  • – Cara Penanaman
    Penanaman dilakukan sore hari atau pagi hari pada permulaan musim penghujan yaitu saat curah hujan sudah cukup merata. Bibit ditanam pada lubang yang sudah tersedia, tegak lurus. Sebelum bibit ditanam, kantong plastik harus dibuang. Kalau penanaman dilakukan di luar musim penghujan atau karena adanya kelainan iklim, yaitu musim hujan tiba-tiba berubah menjadi kemarau lagi, maka bibit yang telah ditanam perlu disiram secara teratur.
  • – Pembuatan Lubang pada Mulsa
    Pemberian mulsa di sekitar pohon nangka sangat perlu; terutama pada saat musim kemarau untuk meningkatkan kelembapan tanah. Namun pada musim hujan mulsa tidak diperlukan karena dapat mendatangkan serangan jamur. Mulsa juga dapat dimasukkan ke dlm tanah sebagai pupuk organi, pemberian dua kali per tahun sangat membantu pertumbuhan tanaman. Pemberian pupuk pabrik majemuk dilakukan di Malaysia dengan dosis 2-3 kg per pohon.

4. Pemeliharaan Tanaman

  • – Penjarangan & Penyulaman
    Penyulaman tanaman yang mati dilakukan pada saat hujan masih turun di tahun pertama & tahun kedua.
  • – Penyiangan
    Penyiangan atau membebaskan tanaman dari serangan gulma atau tumbuhan pengganggu dilakukan dengan cara membersihkan gulma secara manual/kimia dari tanaman nangka dengan radius 1-2 m. Pengendalian gulma secara kimiawi menggunakan herbisida misalnya Paracol 1,5 liter dlm 600 liter air per ha atau Roundup 2-3 liter dlm 800 liter air/ha. Penyiangan pertama dilakukan 1-2 bulan setelah penanaman, selanjutnya setiap 2-4 bulan dilakukan selama 2-3 tahun. Penyiangan dilakukan dengan cara manual atau kimiawi.
  • – Pemupukan
    Pemberian pupuk organik berupa pupuk kandang atau pupuk kompos 1-2 kali setahun sebanyak 20 kg per tanaman. Pemberian pupuk anorganik dilakukan satu minggu setelah penanaman dengan dosis 100 gram NPK per tanaman. Pemupukan kedua pada umur 6 bulan dengan dosis 150 gram NPK per tanaman. Pemupukan ketiga dilakukan pada tanaman umur 12 bulan dengan dosis 200 gram per tanaman. Pemupukan keempat pada umur 18 bulan dengan dosis 250 gram per tanaman & pemupukan kelima dilakukan pada tanaman umur 24 bulan dengan dosis 300 gram per tanaman. Selanjutnya bagi tanaman yg sudah berbunga pada lahan tidak subur dapat ditambahkan pupuk organik 650 gram/pohon.
    Untuk meningkatkan tanaman diperlukan tambahan pupuk daun guna merangsang pembentukan daun. Pemberian pupuk daun dilakukan selang 2 minggu sampai tanaman umur 17 bulan. Jenis pupuk daun yg digunakan Gandasil D/Bayfolan.
  • – Pengairan & Penyiraman
    Tanaman nangka membutuhkan drainase yg baik. Pengairan ini diperlukan untuk meningkatkan produktivitasnya. Tanaman nangka memiliki perakaran dalam, tidak membutuhkan penggenangan pada saat musim kemarau karena tanaman nangka kurang toleran terhadap genangan. Akarnya masih mampu meyerap air pada tanah yg dalam. Pemberian air tambahan diperlukan selama dua tahun pertama pertumbuhannya.
  • – Pemeliharaan Lain
    Pemangkasan dilakukan pada bagian tanaman yg tidak subur & tidak produktif. Pemangkasan cabang dilakukan terhadap pohon nangka yg bertajuk rimbun agar sinar matahari tidak terhalangi sehingga merangsang perbungaan. Pemangkasan dibatasi pada penjarangan pucuk ketika pohon mulai ditanam & sedikit pemotongan dahan-dahan yg mengandung buah agar memudahkan mencapai buah untuk dibungkus & kemudian dipanen. Pemangkasan cabang dimaksudkan untuk mengatur pembuahan, karena bunga betina muncul pada batang utama atau cabang primer. Perangsangan pembungaan dilakukan dengan cara melukai, mengebor/mengikat batang. Tujuan perlakuan untuk menghambat hasil asimilasi daun agar tidak meyebar ke seluruh bagian tanaman, melainkan untuk merangsang pembungaan. Agar buah nangka hasilnya baik & besar, lakukan penjarangan buah. Buah yang mulai membesar bungkuslah dengan kantong/kertas semen yg sudah dicelupakan ke dalam larutan insektisida. Tindakan ini dapat menghalangi serangan tikus atau kelelawar, & memikat semut yg dapat mengusir serangga lain sehingga diperoleh buah yg kulitnya mulus & cerah.
Hasil Buah Nangka

Hasil Buah Nangka

Tanaman Buah Nangka

Tanaman Buah Nangka

5. Panen Nangka
Bibit buah nangka hasil okulasi akan menghasilkan buah pada umur 3-4 tahun. Pemanenan dilakukan jika buah sudah masak yang ditandai dengan muncul bau harum dan juga ukuran duri-duri pada kulit nangka sudah mulai membesar. Hasil buah per tahun per pohon beragam umumnya berkisar 8-12 buah / pohon / tahun.

Kematangan buah ditentukan melalui kriteria sebagai berikut:

  • Apabila buah tersebut dipukul-pukul dengan benda (misalnya punggung pisau) akan berbuyi nyaring.
  • Perubahan warna kulit buahnya dari hijau pucat ke kuning kehijau-hijauan atau kecoklat-coklatan.
  • Mengeluarkan bau yg khas atau aromanya harum.
  • Durinya mulai lunak & jarak satu duri dengan duri lainnya semakin lebar
  • Kulit buah terlihat seperti akan pecah.

Bagi para pemula atau orang yang ingin mencoba untuk memulai membudidayakan tanaman buah nangka. Saat ini sudah banyak dikembangkan bibit pohon nangkayang dapat ditanam dalam pot dan juga dapat menghasilkan buah dalam usia tanam sekitar 2 tahun saja. diantaranya bibit buah nangka madu dan bibit buah nangka mini. Tentunya ini menjadi kabar baik bagi para pecinta tanaman, tidak perlu menunggu terlalu lama untuk dapat menikmati pohon nangka yang cepat berbuah.

Demikianlah informasi mengenai cara budidaya pohon buah nangka agar cepat menghasilkan buah. Semoga informasi tersebut semoga dapat menambah wawasan kita dalam membudidayakan tanaman buah nangka.

 

 

 

 


Related
cara budidaya nangka, cara budidaya nangka madu, cara budidaya nangka mini, cara budidaya nangka agar cepat berbuah, cara budidaya nangka Tabulampot, tips budidaya nangka, Tips cara budidaya nangka agar cepat berbuah, cara menanam bibit nangka madu, cara budidaya bibit nangka mini, cara budidaya bibit nangka mini tabulampot, bibit nangka madu, bibit nangka mini, budidaya nangka madu, budidaya nangka mini, cara budidaya nangka madu Tabulampot, cara budidaya nangka mini Tabulampot, budidaya tabulampot nangka madu, budidaya tabulampot nangka mini, tips menanam nangka madu, tips menanam nangka mini,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1TIvmrC
jualbenihmurah.com

Sabtu, 21 Mei 2016

Keuntungan Cara Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot Atau Tabulampot

Keuntungan Cara Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot Atau Tabulampot

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Keuntungan Cara Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot Atau Tabulampot

Pernahkah kalian mendengar istilah Tabulampot? bagi pecinta tanaman buah atau pecinta tanaman bunga pasti sudah sangat familiar dengan istilah ini. Tabulampot sendiri merupakan akronim dari tanaman buah dalam pot. Tabulampot merupakan suatu istilah dari tanaman buah dalam pot. Metode ini merupakan metode budidaya tanaman lahan sempit yang lebih mengoptimalkan penggunaan pot dan tanaman buah-buahan dalam pelaksanaannya. Dalam fungsinya, tabulampot banyak membantu para pecinta tanaman yang tidak memiliki lahan/halaman yang luas. Disamping itu, metode ini menjadi pemecah kebuntuan dimana orang-orang cenderung bosan merawat tanaman hias yang pada pelaksanaaan sehari-harinya hanya berujung pada pembentukan bunga atau pembentukan fisik tanaman. Tabulampot menawarkan tantangan baru bagi para pecinta tanaman dimana tanaman buah yang semestinya ditanam di lahan yang luas, malah ditanam didalam pot, hal ini tentunya membutuhkan teknik tersendiri.

Jeruk mandarin Tabulampot

Jeruk mandarin Tabulampot

Sejarah singkat, istilah Tabulampot berasal dari usaha pembibitan yang tidak laku dijual, sehingga pemilik menanamkan bibit tersebut dalam pot. Tabulampot ternyata mengalami perkembangan yang menggembirakan, terutama yang tinggal di perkotaan. Keterbatasan lahan dan pekarangan yang dimiliki oleh sebagian besar warga kota menjadi alasan kuat mengapa tabulampot menjadi pilihan utama. Peminat yang halaman rumahnya terbatas namun ingin punya banyak tanaman, mulai tertarik untuk mengembangkan tanaman hias dan tanaman buah dalam pot. Tanaman-tanaman tersebut akan melambung harganya apabila dijual dalam kondisi berbunga atau berbuah.

Pada dasarnya semua tanaman buah bisa di budidaya dengan metode tabulampot. Ada beberapa jenis tanaman buah yang telah berhasil ditanam di dalam pot antara lain : Jenis jambu (jambu bangkok, jambu air), Kedondong, Pisang, Delima, Mangga, Kelengkeng, Salak, Sawo, Jeruk (Jeruk nipis, jeruk manis, jeruk kasturi). Anggur dan yang terakhir adalah rambutan.

Dari sekian banyak tanaman buah yang dibudidayakan dengan metode tabulampot. Ada beberapa jenis tanaman buah yang bisa dikatakan mudah berbuah antara lain : jenis jambu, mangga, sawo, delima dan jeruk. Sedangkan tanaman buah yang sukar untuk berbuah antara lain : rambutan, lengkeng dan salak. Namun perlu diketahui bahwa tanaman tersebut sukar berbuah bukan berarti tanaman tersebut tidak mampu berbuah sama sekali dalam pot namun kecepatan berbuah dari tanaman tersebut waktunya saja yang lebih panjang.

bibit tanaman buah sawo manila

bibit tanaman buah sawo manila

Keuntungan Budidaya Tanaman Buah dengan Sistem Tabulampot :

  • Memanfaatkan halaman atau lahan yang sempit.
  • Lebih mudah memindahkan tanpa resiko tanaman mengalami kematian.
  • Mudah perawatannya, terutama dalam penanggulangan hama dan penyakit sehingga akan dihasilkan tanaman yang sehat.
  • Pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak akan merusak bangunan yang ada di sekitarnya.
  • Kebutuhan unsur hara mineral dan air dapat dipenuhi secara optimal dan efisien.
  • Pemborosan pupuk dapat diminimalisir karena pemberiannya sesuai dengan kebutuhan dan dapat dimanfaatkan oleh tanaman seluruhnya.
  • Mencegah punahnya beberapa jenis tanaman langka.
  • Sumber gizi dan serat.
  • Dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan dengan menjual bibit atau buah yang dihasilkan.
  • Masa pembungaan dan pembuahan mudah diatur sehingga dapat berproduksi sepanjang tahun.
  • Menciptakan ekosistem yang sehat dan indah.
  • Sistem drainase lebih mudah diterapkan sehingga tidak kelebihan air.

Tabulampot merupakan solusi bagi kita yang memiliki lahan terbatas namun membutuhkan tanaman buah disekitar rumah mereka, baik untuk memenuhi kebutuhan, psikologis, maupun kesehatan. Namun dibalik itu semua, tabulampot bisa menjadi lahan bisnis yang sangat menjanjikan di masa depan. Selain buah yang dihasilkan , faktor nilai tambah dari tanaman buah dalam pot berupa nilai keindahan dalam pot serta kebersihan pot tanaman.

Demikianlah informasi tentang keuntungan budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot. Semoga informasi ini bisa membuat anda tertarik untuk mencoba membudidayakan tanaman buah dalam pot atau tabulampot. Tertarik membudidayakan tanaman buah tabulampot dirumah anda?? kami menyediakan berbagai bibit tanaman buah dengan kualitas unggul dengan harga murah. untuk informasi lebih lanjut dan harga bibit tanaman buah, silahkan hubungi kami.

 

 

 

 

Related
tanaman buah tabuampot, cara budidaya tanaman buah tabulampot, budidaya tabulampot buah, cara budidaya tabulampot buah, keuntungan tabulampot buah, tanaman buah dalam pot, bagaimana cara menanam buah dalam pot, Tabulampot, istilah tabulampot, apakah tabulampot, bagaimana budidaya tabulampot buah, keuntungan budidaya tabulampot buah, bagaiman cara budidaya buah tabulampot, manfaat tabulampot, keuntungan tabulampot, Tabulampot buah, pengertian tabulampot, pengertian tabulampot buah, cara tabulampot buah,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1qC8fmU
jualbenihmurah.com

Cara Tepat Budidaya Tabulampot Kelengkeng Merah atau Ruby Longan Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal dan Mengahsilkan Buah Lebat

Cara Tepat Budidaya Tabulampot Kelengkeng Merah atau Ruby Longan Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal dan Mengahsilkan Buah Lebat

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Tepat Budidaya Tabulampot Kelengkeng Merah atau Ruby Longan Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal dan Mengahsilkan Buah Lebat

Tanaman buah kelengkeng merah atau dikenal dengan kelengkeng rubi longan memang tergolong salah satu buah yang ekslusif. Pasalnya kelengkeng ini produksinya sendiri masih terbatas. kelengkeng merah memiliki keunggulan pada penampilan yang menarik apalagi ketika melihatnya pada saat berbuah. Dompolan buah berwarna merah seronok senada dengan warma daun yang merah kecokelatan. Sosoknya pendek dan rajin berbuah menjadi keunggulan tersendiri. Yang membuat kelengkeng merah makin istimewa adalah kelengkeng ini mempunyai citarasa yang memiliki tingkat kemanisan paling tinggi mencapai 21 briks.

Buah Kelengkeng Merah

Buah Kelengkeng Merah

Kelengkeng merah atau Ruby Longan sangat cocok untuk pecinta tanaman buah yang supersibuk, hal ni dikarenakan dalam proses perawatannya tidak membutuhkan perlakuan yang khusus. boleh dikatakan kelengkeng merah cocok jika ditanam di dalam pot atau tabulampot. kelengkeng merah juga cukup aditif diberbagai ketinggian tempat dan mampu berbuah tanpa bantuan perangsang, berbeda dengan jenis kelengkeng lainnya yang memerlukan bantuan perangsang untuk menghasilkan buah. Kelengkeng merah Meskipun mampu berbuah tanpa bantuan perangsang, akan tetapi kelengkeng ini juga memerlukan perawatan yang intensif agar tetap berbuah. Kunci utama pada budiaya kelengkeng merah agar mampu berbuah dengan lebat adalah dengan menyiapkan media tumbuh yang nyaman. Ada baiknya media yang dipilih adalah media porous yang kaya hara.

Kelengkeng merah berbuah

Kelengkeng merah berbuah

Berikut ini adalah tahapan-tahapan budidaya tanaman buah kelengkeng merah di dalam Pot (Tabulampot ) :

  1. Langkah pertama adalah siapkan pot sebagai tempat bibit kelengkeng yang sesuai dengan ukuran bibit. bahan pot bisa terbuat dari plastik, kayu, tanah liat. pastikan pot tersebut memiliki beberapa lubang dibagian bawahnya.
  2. setelah itu. Letakkan pecahan genting atau bata merah setebal 5 cm dan ijuk di dasar pot. hal ini bertujuan agar dapat mengalirkan air pada saat penyiraman.
  3. Siapkan media tanam berupa tanah, pupuk kandang fermentasi, sekam bakar, dan serbuk sabut kelapa. Campur media, lalu masukkan ke dalam pot.
  4. Tanam bibit kelengkeng merah tepat ditengah-tengah pot . Pasang ajir / penyangga dalam pot agar bibit tidak gampang roboh. Lalu taburkan anti cendawan berbahan aktif karbofuran.
Kelengkeng Merah

Kelengkeng Merah

Untuk Perawatan budidaya Kelengkeng Merah :
Setelah tanaman buah kelengkeng dipindahkan dalam pot, langkah selanjutnya adalah perawatan yang meliputi penyiraman, pemupukkan, pencahayaan, atau pemangkasan.

  1. Setiap 1 minggu siramkan vitamin sebanyak 1 ml per liter air selama 3 minggu berturut-turut.
  2. Saat tanaman berumur sebulan berikan pupuk NPK seimbang dengan perbandingan 20:20:20 dengan dosis 0,75 gram per liter air. Kemudian semprotkan rutin seminggu 2 kali hingga tanaman berumur 5-6 bulan atau tajuknya rimbun. 3. 3. 3. Pangkas tajuk agar percabangan tanaman bagus.
  3. Saat tanaman berumur 6 bulan, semprotkan pupuk cair NPK yang mengandung kadar fosfor dan kalium tinggi dengan perbandingan (6:30:30) berdosis 0,7 ml per liter air.
  4. Aplikasinya setiap minggu hingga tanaman berbunga dan calon buah muncul.
  5. Saat muncul calon buah, hentikan pemupukan dan lanjutkan kembali saat buah seukuran kacang tanah.
  6. Buah siap dipanen bila mengeluarkan aroma khas kelengkeng.

 

Apabila pohon buah kelengkeng merah sudah mulai besar dan siap berbuah. lakukan proses pemangkasan. Hal ini bertujuan untuk mempercatik dan mempercepat pembuahan. Selain itu penggantian media tanam juga perlu dilakukan setiap setahun satu kali, hal ini bertujuan agar tanaman lengkeng tetap produkif karena mendapatkan nutrisi dari media tanam yang baru. Penggantian media tanam tidak seluruhnya, akan tetapi disisakan media tanam yang sebelumnya untuk ditambah dengan media tanam yang baru. Perlu diperhatikan juga agar meletakkan pot lengkeng merah tersebut di tempat yang terkena sinar matahari penuh, agar proses fotosintesis berlangsung sempurna.

Demikianlah informasi mengenai budidaya tanaman buah kelengkeng merah dalam pot agar mampu berbuah lebat. semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita tentang budidaya tabulampot. ingin lebih banyak tentang budidaya kelengkeng merah, Silahkan kunjungi website kami www. jualbenimurah.com. terima kasih

 

 

 

Related
budidaya tabulampot kelengkeng merah, cara budidaya kelengkeng merah tabulampot, budidaya tabulampot kelengkeng ruby, budidaya tabulampot kelengkeng rubi longan, kelengkeng merah, bibit kelengkeng merah, Jual bibit kelengkeng merah, kelengkeng ruby Longan, Bibit kelengkeng ruby Longan, Jual Bibit kelengkeng ruby Longan, budidaya tabulampot kelengkeng ruby Longan, cara budidaya kelengkeng ruby Longan, lengkeng merah, Budidaya lengkeng merah, cara budidaya lengkeng merah, cara mudah budidaya lengkeng merah, cara budidaya kelengkeng ruby longan tabulampot,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1TMuX3m
jualbenihmurah.com

Kamis, 19 Mei 2016

Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Memiliki tanaman buah di dalam pot (tabulampot) bisa menjadi suatu hobby atau kesenangan tersendiri bagi kita, apalagi apabila tanaman buah tabulampot tumbuh dengan subur dan berbuah lebat. hal ini tentunya bisa menjadi pemandangan yang indah da menjadi obat penghibur hati bersama keluarga. Pada kenyataanya. tidak sedikit dari kita yang mengalami kesulitan bagaimana merawat tanaman buah tabulampot agar mampu tumbuh subur dan berbuah lebat. karena tanaman buah dengan metode tabulampot memang memerlukan perlakuan khusus. Jika tanaman buah dalam pot yang kita miliki sudah sehat dan cukup umur, mungkin sekarang saatnya tabulampot kesayangan Anda untuk berbuah. Namun, adakalanya tanaman yang kita rawat tidak kunjung berbuah. Lalu, apa yang kita harus dilakukan? Ada beberapa cara dan trik sederhana untuk membuat tanaman dalam pot cepat berbuah, Cara yang paling sederhana agar tanaman pot tersebut berbuah adalah dengan cara melakukan stres air pada tanaman buah tersebut.

Budidaya Tabulampot Jeruk

Budidaya Tabulampot Jeruk

Sebagai informasi saja, Teknik Stres air mengakibatkan hasil fotosintesis berupa fotosintat dari daun dan cabang tanaman tidak dapat ditransportasikan ke bagian lain sehingga terjadi pemusatan konsentrasi fotosintat. Penumpukan karbohidrat yang terjadi di bagian jaringan meristem ujung pucuk atau ketiak daun akan menghasilkan bakal bunga. Stres air mampu merangsang agar tanaman pot cepat berbuah lebat cara sangat mudah. Tehnik Stres air dilakukan dengan cara menghentikan penyiraman hingga tanaman terlihat layu. yang perlu kita lakukan adalah Penghentikan penyiraman pada waktu tertentu.

stress air tambulampot

stress air tambulampot

Adapun Cara Membuat Tanaman Buah Tabulampot Cepat Berbunga dan Cepat buah Dengan stres Air antara lain :

  • Penghentian penyiraman dilakukan selama 3 – 7 hari atau Lakukan penyiraman pada tanaman tabulampot supaya tanaman tersebut tidak mati saja. bisa 10 hari sekali atau bahkan kita siram 1 bulan sekali saja. tergantung pada cuaca dan jenis tabulampot.
  • Lakukan metode stres air ini selama 3 bulan saja, setelah itu, lakukan penyiraman normal seperti semula, yaitu setiap pagi dan sore hari. hasilnya tanaman buah akan cepat berbunga dengan lebat dan selanjutnya berbuah.
  • Lakukan pemupukan dengan menggunakan Pupuk NPk dengan takaran satu sendok makan di tabur secara merata untuk menyuburkan daun dan membesarkan batang.
  • Jika perlakuan stres air dilakukan pada musim hujan, lakukan penutupan media tanam menggunakan tripleks atau seng. Setelah itu, segera lakukan penyiraman atau pengairan hingga bunga muncul bersamaan dengan tumbuhnya daun baru. Pastikan selalu disiram secara rutin setelah adanya bakal bunga hingga saatnya panen buah dari tabulampot Anda.

Perlakuan metode stres air ini biasa di gunakan para petani bibit tanaman buah. Intinya lakukan perawatan secara rutin, dan lakukan menyiram dan melakukan pemupukan secara teratur agar tanaman buah dalam pot tersebut cepat berbuah.

stress air by tambulampot

stress air by tambulampot

Demikianlah informasi tentang trik membuat tanaman buah tabulampot agar cepat berbuah. Bagi anda yang berniat untuk membudidayakan jenis tanaman buah dipekarangan rumah anda atau di dalam tabulampot? kami siap membantu anda dengan menyediakan aneka bibit tanaman buah berkualitas unggul dengan harga murah. Untuk Informasi Harga dan Pemesanan bibit tanaman buah, silahkan hubungi kami.

Terima kasih,

 

 

 


Related
Tanaman buah Tabulampot, Cara budidaya tabulamot, bagaimana cara budidaya tabulampot, tanaman buah Tabulampot, Bibit Buah Tabulampot, cara budidaya bibit buah cepat berbuah, budidaya tabulampot bibit buah, budidaya tabulampot tanaman buah, cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot, Tahapan budidaya tanaman buah tabulampot, Tabulampot tanaman buah, Tanaman buah Tabulampot stres air, Tabulampot stres air, cara membuat bibit buat cepat berbuah, cara membuat tanaman buah cepat berbunga,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1U2X5lA
jualbenihmurah.com

Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Membudidayakan tanaman buah dalam pot adalah cara praktis untuk memanfatkan lahan yang sempit. apalagi jika kita melihat tanaman sudah berbuah bergelantungan, membuat kita selalu ingin melihatnya dan ‘ngiler’ kepingin memetiknya. Ada banyak cara untuk memacu munculnya bunga dan buah pada tabulampot, salah satunya adalah dengan memaksimalkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemeliharaan yang rutin dan pemupukan yang tepat. Cara lain yang dapat dicoba di antaranya dengan melakukan pemangkasan, perlakuan stres air, pelukaan, dan pemberian zat pengatur tumbuhan atau ZPT.

Tanaman Buah Jeruk Tabulampot

Tanaman Buah Jeruk Tabulampot

Berikut ini merupakan cara – cara yang bisa dipakai agar tanaman buah tabulampot cepat berbunga dan berbuah :

Pemupukan yang tepat

Pemupukan yang tepat

1. Pemupukan tepat
Pemupukan dilakukan untuk menyediakan hara bagi pertumbuhan tanaman. Tanaman yang mendapatkan hara cukup akan mampu tumbuh, berkembang, dan berfotosintesis secara optimal. Hasil fotosintesi inilah yang berperan dalam munculnya bunga dan buah. Pada saat buah muncul, pemupukan harus terus dilakukan agar buah dapat berkembang dengan baik. Beberapa bulan sebelum buah matang dan siap untuk dipanen, pemupukan harus dihentikan. Lakukan pemupukan kembali saat buah telah dipanen.

Stres Air

Stres Air

2. Stres air
Perlakuan stres air mengakibatkan terganggunya transpor hara pada tanaman. Hasil fotosintesis atau fotosintat dari daun dan cabang tidak dapat ditransportasikan ke bagian lain. Perlakuan stres air hanya dilakukan hingga tanaman layu dan tidak menyebabkan mati. Stres dapat dilakukan dengan mengurangi intensita penyiraman. Selain itu, perlakuan stres air juga hanya dilakukan hingga bunga muncul. Setelah bunga muncul, lakukan kembali penyiraman dengan intensitas yang sama. Pastikan tanaman yang telah muncul bunga tidak berada dalam keadaaan stres akibat kekeringan. Jika hal itu terjadi, bunga akan kering dan rontok sehingga tidak akan berhasil menjadi buah.

Pemangkasan

Pemangkasan

3. Pemangkasan
Tujuan dari pemangkasan adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dengan membuang bagian tanaman yang dianggap merugikan. Bagian yang dipangkas dapat berupa daun, cabang, dan ranting yang terlalu banyak, serta bagian lain yang terserang penyakit. Sebab daun yang terlalu rindang dapat memberikan efek negatif bagi tanaman, seperti, penurunan efektivitas fotosintesis.

Perundukan

Perundukan

4. Perundukan
Perundukan merupakan teknik untuk merangsang munculnya munculnya bunga dengan cara melengkungkan cabang tanaman ke arah bawah sehingga penghambatan aliran fotosintat dari daun ke akar. Sebaliknya, hara tersebut terkonsentrasi dan digunakan untuk pembentukan bunga.

Pelukaan

Pelukaan

5. Pelukaan
Perlakuan lain yang dapat dilakukan untuk merangsang munculnya pembungaan adalah dengan melukai batang tanaman karena fotosintat dari daun ke akar dapat terhenti dan terkumpul di areal pembungaan. Pelukaan dapat dilakukan dengan cara mencacah batang, mengerok atau mengupas kulit batang, pencincinan atau ringin, dan pencekikan. Umumnya, hanya tanaman dewasa yang bisa diberikan perlakuan ini karena jika dilakukan ditanaman muda, pelukaan dapat menghambat pertumbuhan tanaman bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Reporting

Reporting

6. Repotting
Repotting adalah mengganti bahan tanam pada tabulampot dengan media baru. Tujuannya, untuk memperbaiki kandungan unsur hara pada media tanam.Umumnya, repotting dapat dilakukan saat tanaman berumur satu tahun. Saat melakukan repotting, dilakukan pula pemangkasan akar karena berguna untuk merangsang pembungaan.

7. Zat Pengatur Tumbuh atau ZPT
Beberapa zat pengatur tumbuh yang terdapat pada tanaman di antaranya auksin, sitokinin, giberelin, asam abisat, dan etilen. Sesuai dengan fungsinya bagi pertumbuhan tanaman, pemberian kadar zat-zat tersebut dapat menjadikan tanaman terus aktif membelah secara vegetatif.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah.Semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan kita tentang budidaya tabulampot.

 

 

 

 

 


Related
tanaman buah tabuampot, cara budidaya tanaman buah tabulampot, budidaya tabulampot buah, cara budidaya tabulampot buah, keuntungan tabulampot buah, tanaman buah dalam pot, bagaimana cara menanam buah dalam pot, Tabulampot, istilah tabulampot, apakah tabulampot, bagaimana budidaya tabulampot buah, keuntungan budidaya tabulampot buah, bagaiman cara budidaya buah tabulampot, manfaat tabulampot, keuntungan tabulampot, Tabulampot buah, pengertian tabulampot, pengertian tabulampot buah, cara tabulampot buah, cara mempercepat tabulampot berbuah, cara mempercepat tabulampot berbunga, tips tabulampot agar cepat berbuah, tips tabulampot agar cepat berbunga, bagaimana cara tabulampot cepat berbunga, bagaimana cara tabulampot cepat berbuah,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/2097RZe
jualbenihmurah.com

Rabu, 18 Mei 2016

Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Tanaman buah biasanya memiliki postur tubuh yang tinggi dengan perakaran dalam. Tanaman buah juga membutuhkan ruang tumbuh yang cukup luas. Hal ini tentunya menjadi kendala tersendiri bagi pecinta tanaman buah yang ingin membudidayakan tanaman buah jika kita tinggal di daerah perkotaan dengan lahan yang sangat terbatas. Metode budidaya tanaman buah dalam pot atau tabulampot bisa menjadi solusi bagi para pecinta tamanan buah yang tidak memiliki lahan yang luas.

Budidaya tanaman buah dalam pot (Tabulampot) banyak disukai karena memiliki beberapa kelebihan diantaranya Pemanfaatan lahan atau halaman sempit, Berfungsi sebagai tanaman hias, Mudah dipindah-pindah tanpa merusak tanaman dan Dapat diatur masa berbunga dan berbuah. Akan tetapi ada hal yang perlu diperhatikan bagi pecinta tanaman buah yang ingin membudidayakan tanaman buah melalui tabulampot, Budidaya tanaman buah tabulampot membutuhkan seni tersendiri dan pemahaman lebih terhadap jenis tanaman, karena masing-masing tanaman memiliki karakteristik berbeda. Jadi perlakuannya juga berbeda.

Tabulampot belimbing

Tabulampot belimbing

Pada dasarnya hampir semua tanaman buah dapat dibudiayakan dalam bentuk tabulampot. akan tetapi, yang perlu diketahui tidak semua tanaman buah tabulampot bisa menghasilkan buah. Karena meskipun bisa tanaman buah tabulampot tumbuh dengan subur, jenis-jenis tanaman buah tertentu belum bisa berbuah dalam lingkungan tabulampot.

Terdapat beberapa jenis tanaman buah yang lazim dijadikan tabulampot. Tingkat keberhasilan berbuahnya dikategorikan mudah, sulit dan belum berhasil. Beberapa tanaman buah dengan kategori mudah berbuah diantaranya jeruk, belimbing, sawo, mangga, jambu biji dan jambu air. Tanaman yang sulit berbuah antara lain rambutan, lengkeng, manggis, duku dan jambu bol. Sedangkan tanaman alpukat dan durian masih belum berhasil berbuah optimal dalam lingkungan tabulampot.

Buah Tabulampot

Buah Tabulampot

Berikut ini Tahapan – Tahapan yang Perlu kita perhatikan dalam Membudidayakan Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot agar mampu berbuah dengan cepat :

1. Menyiapkan Bibit Buah Tabulampot
Penentuan bibit tanaman buah merupakan hal yang sangat menentukan tingkat keberhasilan budidaya tabulampot itu sendiri. Dalam budidaya tabulampot sebaiknya gunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif karena memiliki beberapa keunggulan antara lain memiliki sifat dengan induknya, keberhasilannya lebih mudah diprediksi dan lebih cepat berbuah. Pilihlah bibit tanaman buah yang bebas dari hama dan penyakit tanaman.

2. Menyiapkan Media Tanam
Media tanam berfungsi sebagai tempat tumbuhnya akar dan untuk menopang postur tanaman. Media tanam tabulampot harus bisa menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Media tanam yang sering digunakan antara lain : campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Bisa juga campuran tanah, pupuk kambing dan sekam padi dengan komposisi 1:1:1. Tanah dan material organik di daerah tropis biasanya memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi.

3. Pemilihan Pot
Pemilihan ukuran pot sebaiknya disesuaikan dengan ukuran bibit tanaman buah yang akan ditanam. Jika bibit buah masih berukuran kecil, sebaiknya menggunakan pot kecil. Tujuannya adalah, disamping menyangkut estetika, penggunaan ukuran pot yang bertahap, nantinya akan memudahkan dalam penggantian media tanam. Jenis pot yang digunakan bisa terbuat dari tanah liat, logam (drum), plastik, semen atau kayu. sebagai catatan Pot dari berbahan tanah liat dan kayu sangat baik untuk tabulampot karena memiliki pori-pori sehingga kelembaban dan temperatur media tanam lebih stabil. Namun kelemahannya bahan-bahan tersebut tidak tahan lama.
Wadah tabulampot yang baik harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah.

Tabulampot Jeruk

Tabulampot Jeruk

4. Penanaman Bibit Tanaman
Berikut ini langkah-langkah untuk menanam bibit tanaman ke dalam wadah tabulampot:

  • Siapkan bahan-bahan media tanam, kemudian ayak dan buang kerikil-kerikil yang ada didalamnya. Campurkan bahan-bahan itu hingga merata.
  • Siapkan pot dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran tanaman. Sebaiknya dimulai dari ukuran pot yang kecil. Sehingga apabila tanaman semakin besar pot bisa diganti, sekaligus sebagai penanda untuk meremajakan media tanam.
  • Letakkan pecahan genteng pada dasar pot, satu lapis saja. Kemudian letakkan juga satu lapis ijuk atau sabut kelapa.
  • Kemudian isi dengan media tanam yang sudah disiapkan hingga setengah tinggi pot.
    Untuk mengurangi penguapan, pangkas sebagian daun atau batang bibit tanaman. Kemudian buka polybag bibit tanaman, letakkan tepat ditengah-tengah pot. Timbun dengan media tanam hingga pangkal batang.
  • Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang. Siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.
  • Simpan tabulampot di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.
Buah Nangka

Buah Nangka

5. Perawatan Tabulampot
a. Penyiraman

  • Tabulampot yang telah jadi harus di letakkan di tempat terbuka dan terkena cahaya matahari sepenuhnya. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari, bisa pagi atau sore hari. Pada musim hujan penyiraman hanya dilakukan apabila media tanam terlihat kering. Penyiraman menggunakan selang air atau gembor.
  • Bila jumlah tabulampot banyak, penyiraman bisa diprogram dengan membangun sistem irigasi. Sistem irigasi yang paling cocok adalah irigasi tetes. Irigasi ini irit tenaga kerja, hemat air dan mudah dikontrol. Namun memerlukan investasi yang cukup besar.

b. Pemangkasan

Setidaknya terdapat tiga tujuan pemangkasan tabulampot yaitu pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi dan pemangkasan peremajaan.

  • Pemangkasan bentuk dilakukan untuk membentuk tajuk baru dan mengatur postur tanaman agar sinar matahari bisa menembus semua bagian tanaman. Selain dua fungsi itu, pemangkasan bentuk juga terkait dengan estetika. Salah satu teori umum dalam memangkas bentuk tabulampot adalah 1-3-9. Artinya, dalam setiap 1 batang primer terdapat maksimum 3 batang sekunder dan dalam 1 batang sekunder maksimum terdapat 3 batang tersier. Batang yang dipilih untuk dibiarkan tumbuh adalah yang sehat dan kuat, sekaligus juga memiliki unsur estetika pada tanaman.
  • Pemangkasan produksi berkaitan dengan fungsi produksi tanaman. Pemangkasan dilakukan terhadap tunas air untuk merangsang pembungaan. Selain itu, pemangkasan dilakukan terhadap batang yang terlihat berpenyakit.
  • Terakhir pemangkasan peremajaan, dilakukan terhadap tanaman yang telah tua. Pada tabulampot yang sudah tua biasanya dilakukan penggantian media tanam dan pot (repotting). Pada fase ini, beberapa cabang perlu dipangkas. Bahkan pada kasus-kasus tertentu hanya menyisakan batang primer saja.

c. Pemupukan

  • Media tabulampot memiliki cadangan nutrisi yang terbatas. Oleh karena itu pemupukan menjadi hal yang sangat vital. Pemupukan pertama dilakukan satu bulan setelah tanam. Selanjutnya dilakukan setiap 3-4 bulan sekali.
  • Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk organik. Jenisnya bisa kompos, pupuk kandang atau pupuk organik cair. Meskipun kandungan haranya tidak seakurat pupuk kimia, pupuk organik memiliki unsur hara yang lebih lengkap. Selain itu penambahan bahan-bahan organik akan merangsang aktivitas biologi dalam media tanam.

d. Pengendalian hama dan penyakit

  • Pengendalian hama dan penyakit pada tabulampot sebaiknya dilakukan sejak dini, yakni sejak memilih bibit. Bibit unggul biasanya memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit tertentu. Pencegahan serangan hama dan penyakit juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan media tanam dan kebun. Gulma dan semak belukar disekitar kebun bisa menjadi sumber hama dan penyakit.
  • Bila tabulampot sudah kadung terserang hama atau penyakit, langkah pertama bisa diberantas secara manual. Misalnya dengan memungut ulat yang menyerang atau memangkas dahan yang terkena penyakit.
  • Pada saat tabulampot berbuah, lindungi buah dengan plastik atau jaring pelindung. Atau juga bisa dengan memasang perangkap hama, seperti penggunaan hormon feromon untuk memerangkap lalat buah.
  • Penyemprotan tabulampot dengan pestisida menjadi dilema. Biasanya tabulampot ditanam di pekarangan yang dekat dengan pemukiman. Pestisida kimia tentunya akan sangat berbahaya dan mencemari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, gunakan selalu pestisida organik.

e. Pergantian media dan pot

  • Jika Tanaman buah tabulampot yang telah mencapai ukuran tertentu perlu dipindahkan. Ruang tabulampot harus cukup untuk menopang ruang gerak tanaman. Pemindahan dilakukan sekaligus dengan pergantian media tanam.
  • Pergantian media tanam dalam tabulampot tidak hanya berfungsi memindahkan tanaman pada pot yang lebih besar saja. Perlu juga dilakukan pemangkasan peremajaan. Misalnya, pemangkasan akar tanaman. Akar tanaman yang terus tumbuh akan membuat media tanam menjadi padat.
  • Akar yang panjangnya lebih dari 25 cm harus dipangkas. Kepadatan akar juga harus dikurangi. Bersamaan dengan pemangkasan akar, daun dan batang juga dipangkas untuk mengurangi penguapan.

Demikianlah informasi tentang cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot. Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan atau pengetahuan kita tentang budidaya tabulampot. Jika anda berminat membudidayakan tanaman buah di pekarangan rumah atau di dalam tabulambot. kami menyediakan aneka bibit tanaman buah berkualitas unggul dengan harga yang murah. silahkan hubungi kami.

terima kasih

 

Related
Tanaman buah Tabulampot, Cara budidaya tabulamot, bagaimana cara budidaya tabulampot, tanaman buah Tabulampot, Bibit Buah Tabulampot, cara budidaya bibit buah cepat berbuah, budidaya tabulampot bibit buah, budidaya tabulampot tanaman buah, cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot, Tahapan budidaya tanaman buah tabulampot, Tabulampot tanaman buah,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1qt66tD
jualbenihmurah.com